Jadilah pendengar yang baik!

Literasi kita telah jauh berkembang, dari membaca, menulis dan berbicara. Akan tetapi tidak pernah ketrampilan kita diasah untuk mendengar dengan baik, memberi respon yang membuat pembicara didepan kita merasa dihargai. Pembicara memiliki maksud agar apa yang dia ungkapkan tidak sia-sia.

Pendengar sebenarnya sejajar dengan pembaca. Andai orang yang suka membaca kemudian menjadi pintar. Sang pendengar juga demikian. Dia mampu menangkap emosi dari pembicara dan meresapi tiap hentakan nafas yang mengiringi cerita itu. Sebuah kepiwaian tingkat tinggi.

Dalam tengah kelas pelajaran, tidak sedikit siswa yang acuh tak acuh pada guru yang sedang mentranfer ilmu lewat pembicaran didepan kelas. Tidak elok kiranya siswa sampai berbuat seperti itu.

Belajarlah mendengarkan meskipun kau tak kuasa mendengar. Coba lihat dengar dan rasakan.(Am)