Pembelajaran Tatap Muka sudah mulai gencar digaungkan. Beberapa sekolah telah mendapat restu dari pihak berwajib untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar dikelas. Bagai angin segar, setelah hampir dua tahun pembelajaran dilakukan secara online mengakibatkan kejauhan dan kerinduan akan belajar bersama disekolah, kini tibalah kabar baik tersebut.


Pemerintah telah melihat penurunan dan potensi keamanan diadakannya PTM bagi sekolah dasar dan menengah. Namun masih tetap dilaksanakan dalam suasana protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Penggenjotan vaksinasi hampir selesai didistribusikan kepada seluruh masyarakat dewasa, sampai akhirnya usia sekolah mulai mendapat giliran.


Beberapa fasilitas kesehatan terutama puskesmas telah ditunjuk mengadakan Vaksinasi. Namun dengan keterbatasan tempat dan banyaknya calon penerima vaksin maka beberapa tempat seperti sekolah-sekolah difungsikan menjadi tempat vaksinasi masal ini.


SMA Muhammadiyah Cileungsi telah sukses mengadakan pelayanan vaksinasi bagi para tenaga pendidik Juni lalu. Tampaknya kepercayaan masyarakat umumnya dan tenaga kesehatan telah mengerucut dan menetapkan kembali sekolah ini menjadi tuan rumah diadakan vaksinasi masal untuk siswa-siswi sekolah. Baik lingkungan perguruan Muhammadiyah dan beberapa sekolah menengah setingkat SMA sekitar.

Hari ini, vaksinasi telah sukses dilakukan terhadap 1000 lebih siswa dengan baik dan lancar. Menanggapi hal itu kepala sekolah SMAMCi sebutan akrab sekolah ini, mengapresiasi timnya yang terdiri dari para guru dan dibantu guru perwakilan sekolah sasaran vaksin. Menurutnya momen ini adalah pemanasan dari sebuah kegiatan yang lebih besar, yaitu vaksinasi untuk orang tua siswa dan warga sekitar sekolah yang diperkirakan akan diikuti oleh 3000 calon penerima vaksin. Yudianto, S.Pd. menekankan bahwa, Jika pada vaksinasi sekarang berjalan lancar maka tim kami akan siap menghadapi event yang lebih besar tersebut, tandasnya.